, | DHANDY YUSUF SAHYADI | BLOG
Floating Right

Ilmu Sosial Dasar - Masyarakat Pedesaan & Masyarakat Perkotaan


Pada awal-awal pokok bahasan ilmu sosial dasar, telah saya bahas tentang pengertian masyarakat dan penduduk. Sebagai review saja, saya akan menyebutkan definisi dari masyarakat. Masyarakat merupakan kelompok individu-individu yang saling melakukan interaksi dalam kehidupan mereka terutama melakukan interaksi sosial yang berkembang dalam cakupan wilayah tertentu yang cukup luas. Untuk menjadi bagian dari masyarakat, terlebih dahulu pastinya kita menjadi penduduk dari suatu negara dimana kita hidup, tinggal, berkembang biak, berinteraksi, dll dalam masyarakat. Masyarakat umumnya dibagi menjadi 2, yaitu masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.

MASYARAKAT PERKOTAAN
 
Well... Saat ini saya tinggal di Kota Depok. Hidup di Depok, berinteraksi sosial di Depok juga.  Kota Depok bagi saya merupakan kota satelit penghubung dengan DKI Jakarta, yang notabene adalah kawasan/wilayah perkotaan terbesar di Indonesia. Dapat disimpulkan saya merupakan masyarakat perkotaan yang tinggal di dalam suatu kota. Lalu apa sebenarnya definisi dari masyarakat perkotaan? Masyarakat perkotaan menurut pribadi saya adalah kumpulan/kelompok penduduk-penduduk atau masyarakat yang saling berhubungan sosial dalam kehidupan bermasyarakat didalam cakupan wilayah yang luas dalam bentuk suatu perkotaan. Masyarakat perkotaan biasanya mempunyai gaya hidup yang berbeda dengan masyarakat lainnya seperti masyarakat pedesaan, antara lain:
  1. Masyarakat cenderung heterogen dalam berbagai bidang.
  2. Pola perilaku masyarakat lebih kearah perorangan (individu) atau individualistis.
  3. Interaksi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari lebih banyak terjadi.
  4. Terjadi banyak sekali perubahan-perubahan sosial yang realistis dimana merupakan efek dari globalisasi pengaruh luar.
  5. Kehidupan beragama di kota lebih kecil atau berkurang daripada kehidupan beragama di desa.
  6. Jam kerja masyarakat perkotaan lebih detail dan tegas, menuntut ketelitian demi mengejar kepentingan sendiri.
MASYARAKAT PEDESAAN
 
Selain masyarakat yang tinggal di kota dan biasanya disebut masyarakat perkotaan, ada juga masyarakat yang tinggal di desa dan biasanya disebut masyarakat perdesaan. Apa sih desa itu? Dan apa juga yang dimaksud masyarakat pedesaan? Sepertinya kalian juga sudah tahu bahwa desa adalah suatu wilayah dalam negara yang merupakan kumpulan dari beberapa pemukiman kecil yang disebut kampung. Orang yang tinggal di desa biasanya disebut orang desa, tetapi ada juga orang kota yang meyebut orang desa dengan kata orang udik. Sebenarnya kata desa dan udik mempunyai definisi yang sama. Desa biasanya dihuni 2.500 jiwa. Kemudian mempunyai interaksi dalam kehidupannya, dan juga biasanya mempunyai kebiasaan antar masyarakat yang sama.
Masyarakat yang tinggal di pedesaan disebut juga masyarakat pedesaan. Masyarakat pedesaan itu menurut saya adalah kumpulan individu-individu sebagai penduduk yang mempunyai ikatan sebagai warga desa yang hidup sesuai norma agama, sosial, dan budayanya. Perilaku masyarakat desa tidak sama dengan perilaku atau ciri-ciri masyarakat kota. Beberapa ciri-ciri masyarakat desa antara lain:
  1. Masyarakat cenderung homogen dalam berbagai hal baik agama, adat istiadat, mata pencaharian, dan sebagainya.
  2. Sebagian besar masyarakat pedesaan bekerja sebagai petani atau pekebun.
  3. Sangat memeliki rasa kekeluargaan yang tinggi.
  4. Keyakinan kehidupan beragama lebih tinggi dari masyarakat kota.

PERBEDAAN MASYARAKAT PERKOTAAN dan MASYARAKAT PERKOTAAN
 
Pada dasarnya awal mula masyarakat perkotaan merupakan masyarakat pedesaan yang berpindah atau urban ke kota. Dan kemudian masyarakat pedesaan tersebut terpengaruh oleh sifat dan gaya hidup masyarakat perkotaan dan cenderung lupa dengan sifat-sifat masyarakat pedesaan. 

Masyarakat pedesaan biasanya mempunya sifat-sifat yang berbeda dengan masyarakat perkotaan. Sifat orang-orang desa antara lain adalah cenderung sederhana, mempunyai rasa kekeluargaan yang kuat, berbicara apa adanya dan jujur, saling menghargai, menghormati orang lain, dan menaati peraturan dan norma-norma yang berlaku pada desanya.

Berbeda dengan sifat-sifat yang dimiliki oleh masyarakat perkotaan. Masyarakat perkotaan itu sangat heterogen, bersifat individualistis, cenderung tidak membutuhkan orang lain dalam kehidupannya, kehidupan beragama masih kurang dan masih banyak lagi yang kita sendiri orang kota pasti mengetahuinya.

Tetapi ada hubungan timbal balik yang disediakan oleh pedesaan maupun perkotaan. Seperti banyak orang-orang dari desa pergi ke kota untuk mencari nafkah dan kehidupan yang layak untuk memenuhi kebutuhan mereka. Dan juga orang-orang kota pergi ke desa untuk menenangkan diri dari penatnya kehidupan di kota dan terbebas dari segala rutinitas pekerjaan mereka.
READMORE
 

Ilmu Sosial Dasar – Pelapisan Sosial & Kesamaan Derajat


PELAPISAN SOSIAL
Pada  awalnya, saya tidak terlalu paham dengan apa yang dimaksud dengan pelapisan sosial. Tetapi setelah mencari definisinya di beberapa sumber di internet, kesimpulan yang saya dapat tentang pelapisan sosial atau stratifikasi sosial adalah pengelompokan dan pembedaan para anggota masyarakat secara vertikal atau bertingkat. Selanjutnya, kenapa terjadi pembedaan atau pengelompokan dalam masyarakat ini? Pembedaan atau yang biasanya disebut stratifikasi sosial dapat terjadi menurut 2 hal, yaitu yang terjadi dengan sendiri dan yang terjadi dengan disengaja.

Pelapisan sosial yang terjadi dengan sendirinya biasanya berjalan dengan pertumbuhan keadaan masyarakat itu sendiri secara alamiah. Pelapisan sosial ini berrmacam-macam menurut tempat atau waktu atau juga kebudayaan masyakarakat tempat sistem ini berjalan. Sedangkan pelapisan sosial yang terjadi dengan disengaja, umumnya sengaja dibentuk untuk mencapai tujuan bersama masyarakat/sistem itu sendiri. Pelapisan sosial ini pun berdasarkan dengan kekuasaan dan wewenang yang dimiliki masyarakat tersebut.

KESAMAAN DERAJAT
Dalam kehidupan bermasyarakat, walaupun terjadi pelapisan sosial, tetapi terdapat juga kesamaan derajat sebagai individu-individu yang bersosial. Nah kesamaan derajat itu apa sih? Kesamaan derajat adalah sifat-sifat yang menghubungkan antara manusia dengan manusia dalam lingkup masyarakat, dalam arti ini menurut saya setiap individu anggota masyarakat mempunyai persamaan hak dan kewajiban terhadap negara dan manusia di sekitarnya. Persamaan derajat ini memiliki landasan hukum dan moral antara lain terdapat dalam Pancasila, UUD 1945 dan Tap MPR. Pada UUD 1945, bunyi persamaan derajat ada di Pembukaan UUD 1945 dan pada pasal-pasal 27,28,29,30,31,32, dan 33.

ELITE DAN MASSA
Di dalam suatu sistem masyarakat pasti ada beberapa anggota masyarakat itu yang menjadi pemimpin bukan? Pemimpin umumnya dalah anggota dari masyarakat / negara yang mempunyai kedudukan tinggi atau istilahnya Elite. Apakah yang dimaksud dengan Elite? Elite adalah orang-orang yang mempunyai ilmu dan terkemuka dalam bidang-bidang nya atau golongan kecil yang mempunyai peranan dalam kekuasaan. Elite atau pemimpin-pemimpin ini peranannya adalah pemegang puncak struktur sosial yang terpenting, biasanya adalah pemimpin dalam bidang-bidang seperti ekonomi, sosial, budaya, dll.

Elite dalam memgang peranannya membutuhkan orang-orang yang biasa disebut Massa agar peranan sebagai elite itu terpenuhi. Massa disini bukan definisi berat suatu benda, apalagi Massa seorang pembalap F1 dari Ferrari, tentu bukan! Massa yang dimaksud adalah orang-orang yang berperan dalam sosial contohnya orang-orang yang melakukan beberapa kegiatan dalam kalender nasional dalam beberapa peristiwa.

READMORE
 

Ilmu Sosial Dasar - Warganegara dan Negara


HUKUM, NEGARA, DAN PEMERINTAH
NKRI! NKRI atau yang kepanjangannya Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan tempat tinggal kita warganegara Indonesia. Tepatnya kita tinggal dan hidup bersama warganegara lain di suatu wilayah di permukaan bumi yang disebut negara. Sebenarnya apa sih yang kamu ketahui tentang negara? Menurut pendapat saya, negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang dihuni oleh individu-individu sebagai warganegara berikut pemerintahannya yang mempunyai kekuasaan didalam bidang ekonomi, politik, sosial, militer, dan juga budaya. Negara dibedakan berdasarkan bentuk negaranya menjadi 2. Bentuk negara yang banyak dianut berbagai negara di dunia yaitu:
1.    Negara Kesatuan.
2.    Negara Serikat.
Indonesia, merupakan salah satu contoh Negara Kesatuan, yaitu negara yang kekuasaannya berada ditangan pemerintah pusat untuk mengatur seluruh pemerintahan. Sebaliknya Amerika Serikat, Australia, Kanada merupakan beberapa contoh bentuk Negara Serikat, yaitu negara yang terdiri dari beberapa negara bagian (Federal). Kemudian, untuk membentuk suatu negara beberapa syarat umum/primer dan syarat sekunder yang merupakan unsur-unsur terjadinya suatu negara, antara lain:
1.    Memiliki wilayah kekuasaan.
2.    Memiliki rakyat.
3.    Pemerintahan yang berdaulat.
4.    Mendapat pengakuan dari negara lain.
Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan ingin menyejahterahkan warganegaranya, mempunyai tujuan dalam melaksanakan fungsi negara. Saya menemukan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea keempat yang berbunyi

 “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial …”
Dalam menjalankan suatu negara, warganegara dipimpin dan diperintah oleh Pemerintah dalam Pemerintahannya agar negara tersebut dapat berkembang dan maju untuk mengatur, mendidik, dan menyejaterahkan warganegaranya. Apa sih pemerintah itu? Pemerintah menurut saya adalah kumpulan orang-orang yang dipilih orang warganegara yang memiliki kekuasaan membuat dan menjalankan hukum serta peraturan/undang-undang di wilayah negara tersebut. Nah, kemudian terlintas dipikiran apa itu Hukum? Hukum itu adalah tata tertib. Lebih lengkapnya lagi, hukum adalah kumpulan peraturan-peraturan baik perintah atau himbauan atau larangan tentang tata tertib hukum bagi seluruh warganegara yang harus ditaati dan diikuti oleh warganegara tersebut. Pelanggaran terhadap hukum ini dapat menimbulkan sanksi dan hukuman bagi para pelanggarnya. Hukum juga mempunyai sifat dan ciri-ciri, yaitu:
1.    Berupa perintah/larangan.
2.    Harus dipatuhi oleh setiap warganegara.
3.    Bersifat memaksa.
4.    Bersifat mengatur.
Hukum berasal dari sumber-sumber hukum yang sudah dibuat secara formal/informal, yaitu: Undang-Undang, Kebiasaan, Keputusan Hakim, Traktaat, dan Pendapat Para Sarjana Hukum. Dari sumber-sumber hukum ini, hukum dibagi berdasarkan “sumbernya”, “bentuknya”, “tempat berlakunya”, “waktu berlakunya”, dan lain-lain. Berdasarkan bentuknya hukum ada yang tertulis dan ada hukum tak tertulis.

WARGANEGARA
Nah berdasarkan ulasan diatas, pasti sudah pada tahu kan kalau warganegara itu adalah orang-orang anggota dari suatu negara yang tinggal di suatu negara atau wilayah yang terikat hukum dan diatur oleh pemerintah dalam pemerintahannya. Warganegara di suatu negara ada yang penduduk ada yang bukan penduduk. Untuk menjadi suatu warganegara di suatu negara, ada beberapa kriteria, yaitu: Kriteria Kelahiran dan Kriteria Naturalisasi atau Pewarganegaraan.
READMORE
 

Ilmu Sosial Dasar - Pemuda dan Sosialisasi


PEMUDA DAN IDENTITASNYA

Apakah itu pemuda? Pemuda menurut saya adalah manusia-manusia yang muda sebagai penerus generasi-generasi sebelumnya. Atau pemuda juga dapat diartikan sebagai golongan orang-orang muda dalam masyarakat dimana mereka adalah penerus generasi sebelum mereka yang tugas para pemuda-pemuda ini adalah melanjutkan perjuangan para pahlawan terdahulu dan mengisinya dengan pembangunan melalui edukasi atau pendidikan saat ini. Pembangunan yang kini telah berlangsung merupakan hasil-hasil ide dan kerja keras pemuda-pemuda kita dan tentunya generasi sebelumnya. Alangkah baiknya, para pemuda-pemuda kita tetap menjaga dan melanjutkan pembangunan.

Para pemuda-pemuda Indonesia umumnya berusia berkisar antara 15-21 tahun. Untuk dapat menjaga dan menlanjutkan pembangunan, pemuda-pemuda Indonesia masih memerlukan edukasi dan pembinaan serta pengembangan untuk menjadi pribadi pemudah kearah yang lebih baik. Dalam  proses kehidupannya, para pemuda Indonesia mengalami sosialisasi baik dalam lingkungan keluarga, sekolah, institusi, ataupun dalam masyarakat setiap hari. Sosialisasi menurut saya adalah suatu proses pembinaan dan pemgembangan individu serta penanaman kabiasaan, nilai-nilai, aturan dan norma dari generasi sebelumnya ke generasi setelahnya di dalam suatu kelompok dan masyarakat. Pemuda dimana dalam sosialisasi ini, membawa andil dan pengaruh yang cukup besar dalam membina dan mengembangkan hidup di masyarakat. Proses seperti itulah yang disebut dengan sebutan proses sosialisasi. Proses sosialisasi pada manusia hakikatnya telah terjadi sejak individu itu lahir di dunia dan terus akan berproses sampai dengan akhir hidupnya.

Pemuda melalui proses sosialisasi, akan tumbul cara berpikir kritis dan kebiasaan-kebiasaan dalam kehidupan bersosial dalam hidupnya. Dengan proses bersosialisasi, seorang pemuda tahu posisinya dan bagaimana cara bertingkah laku di dalam masyarakat dan adat istiadat lingkungannya. Proses sosialisasi ini dapat menjadikan pemuda lebih dewasa dan dapat membimbing lingkungannya menjadi masyarakat yang beradab. Untuk pemuda sendiri, sosialisasi diartikan sebagai proses yang membantu pemuda bermediakan belajar dan beradaptasi, bagaimana cara mereka berpikir, bagaimana cara mereka bertindak dalam masyarakat, dan bagaimana mereka menjalankan perannya dalam masyarakat, serta bagaimana fungsi mereka sebagai pemuda sendiri di dalam masyarakat. 

Pemuda juga mempunyai masalah-masalah sebagai generasi muda. Proses sosialisasi yang tidak tepat dan salah membawa pengaruh yang cukup besar. Contohnya saja sosialisasi yang salah tentang pergaulan dan informasi yang salah yang diberikan kepada para pemuda, misalnya pemuda yang tidak aktif dalam melanjutkan kemerdekaan, pemuda yang menyimpang seperti mengkonsumsi narkoba dan lain-lain. Contoh-contoh tadi merupakan masalah-masalah pemuda yang harus segera dihilangkan. Sebagai pengganti masalah tadi, seharusnya para pemuda Indonesia dapat melihat potensi dirinya untuk dapat memgembangkan dirinya sendiri membina masyarakat. Potensi pemuda-pemuda Indonesia cukup banyak, sebanding dengan jumlah pemuda-pemuda di Indonesia. Pemuda dalam potensinya harus bisa melanjutkan perjuangan dalam rangka mengisi kemerdekaan Indoensia.

Menurut saya pemuda sebagai mahasiswa perguruan tinggi, harus bisa mimilah, menyerap, dan menerapkan cara berpikir dan bertingkah laku kritis sebagai pemuda-pemudi Indonesia. Sebagai pemuda-pemudi Indonesia generasi sekarang, hendaknya kita membantu perjuangan generasi sebelumnya untuk melanjutkan pembangunan dalam negisi kemerdekaan.
READMORE
 

Ilmu Sosial Dasar - Individu Keluarga & Masyarakat

PERTUMBUHAN INDIVIDU
Individu pada umumnya diartikan perorangan. Atau individu juga umunya diartikan manusia perorangan. Individu merupakan satuan unit terkecil dari suatu kelompok atau masyarakat yang tidak dapat dibagi dan dipisah lagi menjadi part-part yang lebih kecil. Dalam keluarga misalnya, kakek, nenek, ayah, ibu, adik, kakak, dan kita sendiri merupakan individu-individu. Dalam masyarakat, individu adalah anggota masyarakat atau warga yang masing-masing memiliki karakteristik dan ciri-ciri yang berbeda. Individu-individu dalam masyarakat cenderung membaur dan bergabung membentuk masyarakat. Umumnya individu yang berkarakteristik sama membentuk kelompok-kelompok nya masing-masing.

Dalam kehidupan ini, pasti setiap individu baik manusia, hewan, tumbuhan, dan organisme lain akan mengalami suatu proses perubahan baik lahir dan batin menuju ke arah yang lebih kompleks dan sempurna. Setiap individu-individu tersebut mengalami perubahan yang disebut dengan PERTUMBUHAN dan PERKEMBANGAN sesuai dengan tingkat umurnya. Pertumbuhan dan perkembangan sendiri menurut J.P Chaplin dalam  dictionary-nya mengatakan bahwa :
Tahap - tahap perubahan yang progresif dan terjadi dalam rentang waktu kehidupan manusia dan organisme lainnya, tanpa membedakan aspek -aspek yang terdapat dalam organismenya.
Jadi menurut pendapat saya sendiri, perkembangan itu adalah suatu proses pendewasaan baik dalam aspek psikis dan mental serta cara berpikir menuju pendewasaan secara terus menerus untuk mendapat hal-hal dan sesuatu yang baru sepanjang hidup kita. Walaupun perkembangan yang kita alami kadang tidak selalu sempurna, tetepi kita terus menuju sempurna dengan tahapan-tahapan yang sudah kita tentukan sendiri. Perkembangan sih pada dasarnya tidak dapat diukur dengan menggunakan alat ukur, tetapi perkembangan masih tetep dapat diamati dengan membandingkan aspek psikis perkembangan sekarang dengan perkembangan sebelumnya. Dan jadi menurut saya sendiri, pertumbuhan itu adalah suatu proses dan perubahan dalam fungsi-fungsi fisik dan bentuk fisik dalam kurun waktu pada semua-semua individu-individu dalam keadaan sehat dan yang pasti hidup J . Dalam pertumbuhan ini hal yang diamati adalah pertumbuhan fisik atau jasmani seperti tulang-tulang badan, berat badan, tinggi badan, dan jaringan tubuh yang menuju tahap yang lebih sempurna. Pengamatan terhadap pertumbuhan dapat dikukur dengan menggunakan alat ukur yang bersifat kuantitatif. Berikut ini adalah beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan:
a. Pendirian Navistik. Menurut para ahli dari golongan ini berpendapat bahwa pertumbuhan ditentukan oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir.
b. Pendirian Empiristik dan Enviromentalistik. Menurut golongan ini, dikemukakan bahwa pendirian ini berbeda dan berlawanan dengan pendirian navistik. Para ahli golongan ini menyatakan bahwa pertumbuhan individu-individu tersebut tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berperan sama sekali.
c. Pendirian Korvergensi dan Interaksionisme. Golongan ini berpendapat bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat mempengaruhi pertumbuhan individu.

Tahap pertumbuhan individu berdasarkan individu:
a.Masa Vital: Dari usia 0 tahun sampai 2 tahun.
b.Masa Estetik: Dari usia 2 tahun sampai 7 tahun.
c.Masa Intelektual: Dari usia 7 tahun sampai kira-kira 13 atau 14 tahun.
d.Masa Sosial: Dari usia 13 atau 14 tahun sampai kira-kira 20 sampai 21 tahun.


KELUARGA DAN FUNGSI NYA DALAM KEHIDUPANNYA DALAM MASYARAKAT
Keluarga adalah beberapa individu yang memiliki hubungan darah dengan kita di dalam lingkungan yang kita tinggali. Keluarga berasal dari bahasa Sanskerta. “Kula” berarti RAS dan “Warga” berarti Anggota. Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang dipimpin oleh seorang kepala keluarga dan anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah atau beda rumah (keluarga besar) dimana anggota keluarga yang masih muda mempunyai ketergantungan terhadap anggota keluarga yang lebih tua. Keluarga umumnya terdiri atas seorang ayah, ibu dan anak-anak yang tinggal dalam satu atap. Bisa juga dalam satu atap terdapat kakek, nenek, atau beberapa saudara sekandung yang tinggal/hidup bersama.

Keluarga sendiri mempunyai beberapa fungsi, Fungsi yang dihubungkan dan dijalankan di keluarga antara lain:
-.Fungsi Pendidikan. Keluarga mendidik, menyekolahkan, dan mengayomi anak-anaknya untuk mempersiapkan masa depan anaknya
-.Fungsi Ekonomi. Keluarga mencari penghasilan untuk anggota keluarganya yang umumnya dikerjakan oleh seorang ayah atau ibu. Keluarga menafkahi individu-individu dalam keluarga agar kebutuhan terpenuhi.
-.Fungsi Agama. Keluarga menanamkan keyakinan yang mereka anut sebagai pegangan dalam hidup di dunia dan sebagai bekal untuk hidup setelah dunia.
-.Fungsi Keamanan. Keluarga melindungi individu-individu dalam keluarga agar setiap anggota keluarga merasa aman dan nyaman.
-.Fungsi Sosialisasi. Keluarga mengajarkan aturan dan cara hidup dalam masyarakat agar diterima menjadi anggota masyarakat yang baik.
-.Fungsi Biologi, Keluarga meneruskan keturunan sebelumnya untuk mewarisi generasi sebelumnya.
-.Memberi perhatian terhadap seluruh anggota keluarga.
-.Memberikan rasa kasih sayang ke setiap anggota keluarga.
-.Menciptakan suasana menyenangkan dan harmonis dalam kehidupan berkeluarga.

Masyarakat (sosiecty) adalah sekelompok individu (orang) yang membentuk sebuah kelompok dan komunitas yang saling berinteraksi dalam hubungan sosial antara individu, keluarga dan anggota masyarakat itu sendiri dan didalamnya terdapat tatanan hidup dan hukum yang membuat kehidupan lebih teratur. Kata masyarakat sendiri berasal dari bahasa Arab, yaitu “Musyarak”. Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani,
Sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan.
Seiring perkembangan dan pertumbuhan jaman, masyarakat  digolongkan menjadi beberapa golongan:
a.Masyarakat Sederhana. Masyarakat sederhana adalah masyarakat yang dalam lingkungannya cenderung primitive dan yaitu pembagian kerjanya masih berdasarkan jenis kelamin. Alasan golongan masyarakat ini menggolongkan masyarakat berdasarkan jenis kelamin, adalah faktor kekuatan fisik antara laki-laki atau perempuan itu sendiri dalam menjalankan tantangan hidup pada saat/jaman ini.
b.Masyarakat Maju. Keanekaragaman dalam kelompok sosial, merupakan karakteristik masyarakat maju yang  menyebabkan mereka lebih tumbuh dan berkembang dalam mencapai tujuan tertentu. Lingkungan dalam masyarakat maju sendiri dapat dikelompokkan kembali dalam menjadi 2, yaitu:
-.Masyarakat Industri: contohnya adalah pengusaha, tukang somay, tokang sol sepatu, tukang knalpot, jasa permak levis, cuci helm, tukang jagal, dan supir fuso.
-.Masyarakat Non Industri: pada kelompok masyarakat ini digolongkan lagi dengan dua kelompok lagi, yaitu kelompok primer dan kelompok sendiri.

URBANISASI
Urbanisasi adalah perpindahan individu baik keluarga atau masyarakat dari desa ke kota. Urbanisasi terjadi karena banyak kurangnya lowongan pekerjaan di desa, kehidupan kita lebih modern, cewek di kota lebih menarik, perguruan tinggi banyak dan bisa dipilih sesuai kemauan, serta sarana dan prasarana yang di kota.
READMORE